Ciri Ciri Bahasa Teks Tanggapan Deskriptif

Ciri Ciri Teks Tanggapan Deskriptif – Setelah mempelajari tentang pengertian dan struktur teks tanggapan deskriptif pada materi sebelumnya, kali ini kita akan membahas tentang ciri-ciri kebahasaan teks tanggapan deskriptif.

Setiap jenis teks memiliki kaidah/ciri kebahasaan yang membedakannya dengan jenis teks lainnya, tak terkecuali teks tanggapan deskriptif. Ada tujuh kaidah kebahasaan di dalam teks tanggapan deskriptif yang harus kalian pahami, yaitu (1) kata rujukan, (2) kata berimbuhan, (3) kelompok kata, (4) kalimat deskripsi, (5) penulisan kata baku, (6) penulisan tanda baca, dan (7) konjungsi.
Sebelum kaidah-kaidah tersebut dijelaskan, bacalah contoh tek tanggapan deskriptif berikut!

Contoh teks tanggapan deskriptif

ciri ciri teks tanggapan deskriptif
ciri ciri teks tanggapan deskriptif
ciri ciri teks tanggapan deskriptif
ciri ciri teks tanggapan deskriptif

Ciri Ciri Teks Tanggapan Deskriptif

Setelah menganalisa teks tersebut, mari kita simak ke tujuh kaidah kebahasaan yang menggambarkan ciri-ciri teks tanggapan deskriptif.

1. Kata rujukan

Kata rujukan adalah kata yang digunakan sebagai penanda hubungan kepaduan antara kalimat satu dengan kalimat yang sebelumnya di dalam suatu paragraf agar tercipta keterkaitan informasi (koherensi).

Kata rujukan yang dimaksud adalah penggunaan jenis kata tunjuk, seperti ini, itu, dan tersebut. Pada contoh di atas, kata rujukan ditemukan pada kalimat ke-2 paragraf ke-2 dan kalimat ke-1 paragraf ke-3.

2. Kata berimbuhan

Kata berimbuhan adalah kata dasar yang diturunkan/dibentuk dengan melekati imbuhan pada kata dasar tersebut sehingga menciptakan jenis kata dan makna yang berbeda. Sebagai contoh, kata dasar main (kata kerja) dapat kita turunkan dengan perekatan imbuhan menjadi kata memainkan, pemain, mainan, mainkan, dan permainan. Perubahannya dapat kalian perhatikan dalam tabel berikut ini.

ciri ciri teks tanggapan deskriptif
ciri ciri teks tanggapan deskriptif

Di dalam teks tanggapan deskriptif, imbuhan yang menjadi fokus pembahasan adalah meng-, -kan, -i, dan per-an.

3. Kelompok kata

Kelompok kata atau disebut juga frasa adalah gabungan kata yang tidak memiliki unsur predikatif di dalamnya. Di dalam penggunaannya, kelompok kata hanya akan menduduki satu fungsi/unsur dalam kalimat.

Kelompok kata memiliki bermacam jenis dan di dalam teks ini, jenis kelompok kata yang menjadi fokus pemahaman adalah kelompok kata nomina dan adjektiva.

Baca Juga:  Teks Laporan Hasil Pengamatan Langkah Membuat Laporan Hasil Observasi

A. Kelompok kata nomina

Kelompok kata nomina adalah gabungan kata yang berinti kata benda. Dalam contoh di atas, kelompok kata nomina yang dapat kita temukan adalah sebagai berikut.

ciri ciri teks tanggapan deskriptif
ciri ciri teks tanggapan deskriptif

B. Kelompok kata adjektiva

Kelompok kata adjektiva adalah gabungan kata yang berinti kata sifat. Dalam contoh di atas, kelompok kata adjektiva yang dapat kita temukan adalah sebagai berikut.

ciri ciri teks tanggapan deskriptif
ciri ciri teks tanggapan deskriptif

4. Kalimat deskripsi

Kalimat deskripsi adalah kalimat yang memberikan penggambaran atas suatu hal secara terperinci sehingga kondisinya dapat dibayangkan dengan jelas oleh pembaca/pendengar. Kalimat deskripsi dapat kita temukan sebagian besar pada paragraf ketiga dan keempat yang menjadi ciri bahwa kedua paragraf ini adalah struktur klasifikasi dan deskripsi bagian teks tanggapan deskriptif.

5. Penulisan kata baku

Penyerapan kata bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia memiliki standar penulisan. Kata yang diserap dan mengikuti standar penulisan inilah yang disebut dengan kata baku. Sayangnya, ada banyak kata-kata yang secara tidak sadar ditulis secara salah oleh masyarakat, seperti pada kata stencil yang terdapat pada paragraf ke-4 yang seharusnya ditulis stensil.

6. Penulisan tanda baca

Penulisan tanda baca dalam bahasa Indonesia diatur di dalam Pedoman Ejaan yang Disempurnakan (EYD) yang dikeluarkan dengan surat keputusan Menteri Pendidikan.
Penulisan tanda baca yang difokuskan dalam pembelajaran ini adalah tanda kutip, tanda titik, tanda hubung, dan tanda titik dua.

7. Konjungsi (kata hubung)

Konjungsi adalah salah satu jenis kata yang digunakan untuk menghubungkan kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa, dan kalimat dengan kalimat. Konjungsi yang menjadi fokus pembahasan adalah konjungsi dan (penambahan), tetapi (perlawanan), dan sehingga (sebab-akibat).

Untuk mengukur pemahaman Anda mengenai ciri-ciri teks tanggapan deskriptif, silahkan kerjakan contoh soal Bahasa Indonesia teks tanggapan deskriptif pilihan ganda berikut ini.

Contoh Soal Teks Tanggapan Deskriptif Bahasa Indonesia

1. Perhatikan teks berikut ini!

Rumah Gadang atau Rumah Godang adalah nama rumah adat tradisional Minangkabau yang banyak dijumpai di propinsi Sumatera Barat, Indonesia. Rumah dengan model ini juga banyak dijumpai di Negeri Sembilan, Malaysia.

Ciri kebahasaan teks tanggapan deskriptif yang tampak pada kalimat ke-2 teks di atas adalah .…
A. penggunaan kata rujukan
B. penggunaan konjungsi
C. penerapan kalimat deskripsi
D. penerapan kelompok kata nomina

Baca Juga:  Pengertian dan Struktur teks tanggapan deskriptif

2. Konjungsi sebab-akibat digunakan dalam kalimat berikut, yaitu .…
A. Setiap perempuan Minangkabau yang telah bersuami memperoleh sebuah kamar, sementara perempuan tua dan anak-anak memperoleh tempat di kamar dekat dapur.
B. Rumah Gadang biasanya dibangun di atas sebidang tanah milik keluarga induk dalam suku/kaum tersebut secara turun temurun dan hanya dimiliki dan diwarisi dari dan kepada perempuan pada kaum tersebut.
C. Atap yang semula berbahan dasar ijuk dianggap tidak tahan lama sehingga kini diganti dengan yang berbahan dasar seng.
D. Rumah tradisional ini dibangun dari tiang-tiang panjang dengan bangunan yang dibuat besar ke atas, namun tidak mudah goyang oleh goncangan.

3. Kalimat yang menggunakan kata berimbuhan yang tidak tepat adalah .…
A. Prosa lama adalah sebuah karya sastra yang belum mendapat pengaruh dari kebudayaan barat.
B. Pada awalnya, prosa lama berbentuk lisan karena belum diketemukannya alat tulis- menulis.
C. Cerita-cerita yang ada di dalam prosa lama bersifat fiksi dan tidak masuk akal atau fantastis.
D. Prosa lama biasanya bertujuan untuk memberikan pelajaran moral

4. Di antara kalimat di bawah ini yang berbentuk kalimat deskriptif adalah .…
A. Rumah gadang mempunyai makna tersendiri yang dilatari oleh tambo yang ada dalam adat dan budaya masyarakat setempat.
B. Ondel-ondel merupakan bagian pertunjukan rakyat Betawi yang sering ditampilkan dalam pesta-pesta rakyat.
C. Nampaknya ondel-ondel berperan sebagai simbol leluhur atau nenek moyang yang senantiasa menjaga anak cucunya atau penduduk suatu desa.
D. Rumah adat ini memiliki keunikan bentuk arsitektur dengan bentuk puncak atapnya runcing yang menyerupai tanduk kerbau dan dahulunya dibuat dari bahan ijuk.

5. (1) Boneka besar yang disebut ondel-ondel ini tingginya sekitar 2,5-meter dengan garis tengah ± 80 cm. (2) Boneka ini dibuat dari anyaman bambu yang disiapkan begitu rupa sehingga mudah dipikul dari dalamnya. (3) Bagian wajah berupa topeng atau kedok. (4) Rambutnya terbuat dari ijuk.

Kalimat dalam teks di atas yang mengandung kelompok kata nomina, kecuali .…
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4

Kesimpulan

Setelah menyimak materi dan contoh soal tentang ciri kebahasaan teks tanggapan deskriptif, kita dapat menyimpulkan bahwa terdapat tujuh ciri kebahasaan teks tanggapan deskriptif, yaitu

  1. Kata rujukan
  2. Kata berimbuhan
  3. Kelompok kata
  4. Kalimat deskripsi
  5. Penulisan kata baku
  6. Penulisan tanda baca
  7. Konjungsi (kata hubung)

Semua ciri- ciri bahasa tersebut adalah untuk menggambarkan atau melukiskan sesuatu sejelas-jelasnya sehingga pembaca merasa melihat atau merasakan sendiri apa yang dibahas dalam teks tanggapan deskripsi.

Demikian informasi mengenai ciri ciri teks tanggapan deskriptif yang dapat kami bagikan. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment